Friday, February 5, 2016

Pengertian Pondasi Bangunan - Belajar Teknik Pondasi



PONDASI BANGUNAN



Pondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang bertugas meletakkan bangunan dan meneruskan beban bangunan atas (upper structure/super structure) ke dasar tanah yang cukup kuat mendukungnya. Untuk tujuan itu pondasi bangunan harus diperhitungkan dapat menjamin kestabilan bangunan terhadap berat sendiri, beban-beban bangunan dan gaya-gaya luar, seperti tekanan angin, gempa bumi dan lain-lain, dan tidak boleh terjadi.





" L is the distance between adjacent colums; B is the width of base "
  ( Sumber: Cheng Liu and Jack B. Evett - Soils and Foundation )


Penurunan pondasi setempat ataupun penurunan pondasi yang merata lebih dari batas
tertentu.

Kegagalan fungsi pondasi dapat disebabkan karena "base-shearfailure" atau penurunan yang berlebihan, dan sebagai akibatnya dapat timbul kerusakan struktural pada kerangka bangunan
atau kerusakan lain seperti tembok retak, lantai ubin pecah dan pintu jendela yang sukar dibuka. 

Agar dapat dihindari kegagalan fungsi pondasi, maka pondasi bangunan harus diletakkan pada lapisan tanah yang cukup keras/padat serta kuat mendukung beban bangunan tanpa timbul penurunan yang berlebihan, dan untuk mengetahui letak/kedalaman lapisan tanah padat dengan daya dukung yang cukup besar, maka perlu dilakukan penyelidikan tanah.

Pondasi bangunan biasa dibedakan sebagai pondasi-dangkal (shallow foundations) dan pondasi dalam (deep foundations), tergantung dari perbandingan kedalaman pondasi dengan lebar pondasi, dan secara umum digunakan patokan :


  1. Jika kedalaman dasar pondasi dari muka tanah adalah kurang atau
    sama dengan lebar pondasi (D ≤ B) maka disebut Pondasi Dangkal.
  2. Jika kedalaman pondasi dari muka tanah adalah lebih dari lima kali
    lebar pondasi (D > 5B) maka disebut Pondasi Dalam.
Jika suatu pondasi plat dengan dimensi 5 X 5 m² yang diletakkan sedalam 5 m dari muka tanah akan digolongkan pondasi dangkal.




Untuk pondasi bangunan rumah tinggal dan gedung bertingkat biasa (ordinary low-rise buildings), karena berat bangunan relatif tidak besar, maka biasanya cukup digunakan pondasi dangkal yang disebut pondasi langsung (spread footing), yaitu dengan memperlebar bagian bawah dari kolom atau dinding bangunan, sehingga beban bangunan disebarkan ("spread") menjadi desakan yang lebih kecil dari pada daya dukung tanah yang diizinkan. Dimensi pondasi dihitung berdasar beban bangunan dan daya dukung tanah yang diizinkan.


Aƒ = Beban Bangunan 
Daya Dukung Tanah


Aƒ adalah luas pondasi.

Kedalaman pondasi langsung makin dangkal akan semakin murah dan semakin mudah pelaksanaan-
nya, tetapi ada beberapa faktor yang harus diperhatikan :

  1. Dasar pondasi harus terletak di bawah lapisan tanah teratas ("top soils")
    yang mengandung humus/bahan organik/sisa tumbuh-tumbuhan.
  2. Kedalaman tanah urug (sanitary land fill) atau tanah lunak lain ("peat","muck").
  3. Kedalaman tanah yang dipengaruhi sifat retak-retak atau kembang susut.
  4. Kedalaman muka air tanah.
  5. Letak dan kedalaman pondasi bangunan lama yang berdekatan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, maka kedalaman dasar pondasi langsung di indonesia biasanya diletakkan antara 0,60 m samapai 3,00 m di bawah muka tanah.


Pondasi langsung menurut bentuk konstruksinya biasa dibagikan menjadi empat macam :

  1. Pondasi menerus (Countinous footing)
  2. Pondasi telapak (Individual footing)
  3. Pondasi kaki gabungan (Combined footing)
  4. Pondasi plat (Mat footing/Raft footing)
















Author: Ir.RUDY GUNAWAN

Saturday, January 23, 2016

Belajar Teknik Pondasi - PONDASI PLAT

PONDASI PLAT




Pondasi plat digunakan pada lapisan tanah lunak yang daya dukungnya
kecil atau jika beban bangunan pada kolom bangunan cukup besar, maka
bila digunakan pondasi telapak terpisah untuk masing-masing kolom
bangunan, jumlah luas dari pondasi-pondasi itu lebih besar dari setengah
luas bangunan, sehingga akan lebih praktis untuk menggunakan pondasi
plat menyeluruh seluas bangunan.


Juga pada lapisan tanah yang tidak homogin, atau jika terdapat lensa-lensa
tanah lunak pada lapisan tanah yang agak padat. Sehingga bila menggunakan
kaki pondasi terpisah sendiri-sendiri, maka mungkin ada pondasi yang berdiri
di atas bagian tanah yang lemah dan dapat menimbulkan penurunan setempat
yang lebih besar, dan akan mengakibatkan terjadi penurunan yang tidak
merata pada bangunan.


Untuk hitungan plat pondasi, prinsip hitungan sama dengan perhitungan
plat atap bangunan, hanya dibalik dengan menganggap tumpuan di atas
sedang di bawah ada beban merata yaitu desakan tanah pada plat pondasi
tersebut.


Jika beban-beban kolom bangunan tidak besar, maka plat pondasi
dapat di buat sama tebal seluruh luas bangunan. Tetapi bila beban-
beban kolom bangunan cukup besar , maka pada tempat-tempat di
bawah kolom, plat pondasi harus dipertebal, penambahan tebal plat
pondasi dapat ke atas maupun ke bawah.


Dalam hitungan mekanika, plat pondasi dibagi-bagi menurut garis-garis
yang membagi jarak antara kolom-kolom bangunan, dan dianggap satu
baris kolom sebagai satu unit pondasi gabungan dengan lebar B¹ dan
panjang L.













Author : Ir.RUDY GUNAWAN

Belajar Teknik Pondasi - Pondasi Kaki Gabungan


PONDASI KAKI GABUNGAN



Pondasi telapak/pondasi kaki tersendiri dengan bentuk persegi atau
bujur sangkar adalah paling ekonomis dan cocok untuk mendukung kolom
bangunan yang berdiri sendiri.


Tetapi jika jarak antara 2 kolom terlalu dekat, maka akan lebih praktis
dan lebih baik untuk menggabung kedua pondasi kaki masing-masing 
kolom bangunan.


Juga bila letak kolom bangunan dekat ( mepet ) sampai batas tanah
yang dimiliki, seperti pada bangunan "Rumah-toko" ("Rumah-toko"ialah 
bangunan bertingkat yang lantai dasarnya untuk usaha toko, sedangkan lantai
atas untuk tempat tinggal keluarga ) di daerah pertokoan/pusat kota, karena
harga tanah yang mahal, maka rumah dibangun bertingkat dan selebar
mungkin sampai batas tanah seluruhnya, pada keadaan ini ruangan yang
tersedia tidak cukup untuk membuat pondasi telapak yang sentris untuk
mendukung masing-masing kolom bangunan, sehingga harus dibuat 
pondasi gabungan.


Pondasi kaki gabungan biasanya berbentuk :

  1. Persegi panjang.
  2. Trapesium.
  3. Strap-footing.






Beban pada dua kolom digabung, dan diatur agar resultante R bekerja melalui
pusat pondasi kaki gabungan.



  • Bentuk persegi panjang
Pondasi kaki gabungan dengan bentuk persegi panjang digunakan jika
kolom bangunan dengan beban yang agak kecil ruangnya terbatas.



P1 dan P2 adalah beban vertikal pada kolom bangunan.
P1 < P2 dan jarak antara b.
Jarak a1 tertentu/terbatas, sedangkan a2 bebas.

Untuk menentukan dimensi pondasi :
  1. Resultante R = P1 + P2
    garis kerja R melalui pusat pondasi o
  2. Dari ∑ Mα = 0
            P2 .  b = R . c
                    c = (1/R) (P2 . b)
  3. Panjang pondasi kaki gabungan L.
          L = 2 (a1 + c)
  4. Jika pondasi ditentukandaya dukung tanah yang diizinkan p netto, maka luas
    pondasi yang di perlukan :


    A = R
    Pn
  5. Lebar pondasi :

    B = A
    L
Agar didapat ukuran pondasi persegi panjang yang baik, maka diusahakan :
         a1 ≤ B; a2 ≤ B dan a2 ≤ (1/2) b.


  • Bentuk Trapesium

Pondasi kaki gabungan dengan bentuk trapesium digunakan bila
ruangan di sebelah kolom dengan beban besar terbatas, sehingga bentuk
persegi panjang tak dapat digunakan karena batas tanah, maka pondasi di
bawah kolom tersebut diperlebar dan menjadi pondasi bentuk trapesium.





P1 dan P2 adalah beban vertikkal pada kolom bangunan dan P1 < P2 dengan
jarak b.
a1 terbatas, a2 juga terbatas.
Jadi panjang pondasi L = a1 + a2 + b.

Untuk menentukan dimensi pondasi :
  1. Resultante R = P1 + P2
    garis kerja R melalui pusat ppondasi o.
  2. Dari ∑ Mß = 0
            P1 . b  = R . d
                  d  = (1/R) (P1 . b).
  3. Jarak garis kerja R dari sisi pondasi B2.
          x = d + a2       
  4. Bila daya dukung tanah Pn1, maka luas pondasi yang diperlukan.


    A = R
    Pn   
Dari analisa bentuk trapesium.
a. Luas A = (1/2) (B1 + B2) (L)

                    Jadi B1 + B2 = 2A 
                                             L

b. Titik berat trapesium.
    Untuk memudahkan hitungan letak titik berat trapesium, maka
    bentuk trapesium dibagi menjadi segi 4 dan segi 3.

    Luas segi 4: A1 = B1 . L.
    Luas segi 3: A2 = (1/2) (B2-B1) (L).
    A . x. = B.L.(1/2)L + (1/2) (B1-B2) (L) (L/3)
    x . (1/2) (B1+B2) (L) = (1/6) (L)² (2B1 + B1).


 
x=(1/3)L.2B1 + B2
B1 + B2


Dari persamaan (3) dan (4), dapat dihitung lebar pondasi B1 dan B2.



  • " Strap-footing"

Bentuk pondasi "strap-footing" terbentuk pada 2 buah kolom bangunan
dengan pondasi kaki tersendiri yang dihubungkan dengan balok penghubung
("strap-beam"), sehingga kedua pondasi bekerja bersama-sama sebagai
suatu pondasi gabungan, untuk itu balok  penghubungnya harus cukup kuat
memikul momen yang terjadi.


"Strap-footing" biasa digunakan pada lapisan tanah yang relatif padat
dengan daya dukung tanah yang cukup besar, sehingga luas pondasi yang
diperlukan (R/Pⁿ) agak kecil. Bila digunakan pondasi gabungan bentuk
persegi panjang, lebar plat pondasi (B) menjadi sangat kecil, dan bentuk 
pondasi menjadi jalur plat sempit mirip balok saja, dan pada bentuk ini akan
timbul momen yang besar, sehingga lebih ekonomis menggunakan pondasi
bentuk "strap-footing".






P¹ dan P² adalah beban pada kolom bangunan.
Luas pondasi : A1 = B1 . B1.
                        A2 = B2 . L.

Kedua kaki pondasi dihubungkan dengan balok yang kuat sehingga dapat
membentuk suatu kesatuan konstruksi pondasi gabungan dengan garis.
kerja resultante R akan melalui titik pusat berat gabungan 2 kaki tersebut,
dengan demikian desakan yang terjadi di bawah kedua kaki pondasi akan
terbagi rata.


  1. Resultante R = P1 + P2
    Letak garis kerja R didapat ∑ Mp1 = 0
          R . c = P2 . b
                c = (1/R) (P2 . b)
  2. Karena desakan pada kedua kaki sama, maka dari keseimbangan
    statis momen.
          A . c = A2 . b
               
    A2 = A . c
    b
  3. Luas pondasi seluruhnya
          A = A1 + A2
  4. Bila daya dukung tanah yang diizinkan Pn.

    A = R
    Pn
  5. Dengan cara "trial" , dan biasanya panjang kaki pondasi L ditentukan
    dulu, maka akan dapat dihitung B1 dan B2.






Author : Ir.RUDY GUNAWAN

Sunday, January 10, 2016

Cara Instal Ulang Autocad 2012




Anda mengalami masalah seperti ini sobat seperti gambar di bawah :







Cara ini bisa membantu anda untuk memecahkan masalahnya
Perhatikan ( kode pada akhir di cetak miring )
Berbeda untuk aplikasi yang berbeda versinya sobat sehingga anda perlu mencari folder induknya.

Cari folder sobat dan hapus dengan isinya :

C:\Windows\Installer(5783F2D7-B001-0000-0102-0060B0CE6BBA)

Selanjutnya cari REGEDIT search di menu stars, Kemudian cari kunci registri ini dan hapus isi nya, Seperti ini contohnya teman :

HKEY_CLASSES_ROOT\Installer\Products\7D2F3875100B0000102000060BECB6AB

Hapus semua folder yang berisi 7D2F3875xxxxxxxxxxx

Selanjutnya Restart ,dan buka autocad nya.

Selesai.

Semoga Bermanfaat, Silahkan Mencoba.

Thursday, January 7, 2016

Pondasi Telapak/Pondasi Tapak - Belajar Teknik Pondasi




PONDASI TELAPAK/PONDASI TAPAK



Pondasi telapak/pondasi tapak yang berdiri sendiri (individual footing) biasa digunakan untuk menempu kolom bangunan, tugu/menara, tangki air, pilar jembatan, cerobong asap dan lain konstruksi bangunan lainnya.

Untuk memudah hitungan konstruksi pondasi telapak/pondasi tapak, maka digunakan beberapa anggapan praktis (assumption) bahwa :



  1. Plat pondasi adalah kaku sempurna, jadi tidak akan melengkung karena
    beban terpusat, dan tetap merupakan bidang lurus.
  2. Desakan yang terjadi pada tanah di bawah dasar pondasi berbanding
    langsung dengan penurunan pondasi.
  3. Karena tanah tidak dapat menahan tegangan tarik, maka bila dari hitungan
    secara teoretis akan timbul tegangan tarik, tegangan tarik tersebut harus di
    abaikan.







Pondasi telapak/pondasi tapak umumnya berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang. Pada
pondasi telapak/ponndasi tapak yang mendukung beban  sentris tanpa momen bentuk pondasi
dapat digunakan bentuk bujur sangkar, bila beban sentris yang bekerja berupa gaya tekan V,
maka plat pondasi akan memberikan desakan pada tanah sebesar :

P = V ton/m²
A




Thank you for taking the time Already Stopped here.







Author : Ir.RUDY GUNAWAN






Monday, January 4, 2016

Pondasi Menerus - Belajar Teknik Pondasi




PONDASI MENERUS



Pondasi menerus biasanya digunakan untuk pondasi dinding, terutama digunakan pada bangunan atau rumah tinggi tidak bertingkat, seluruh beban atap/beban bangunan umumnya dipikul oleh dinding
dan diteruskan ke tanah melalui pondasi menerus sepanjang dinding bangunan.

Untuk bangunan kecil diatas tanah baik, pondasi menerus dinding setengah bata cukup diletakkan
pada kedalaman 60-80 cm di bawah muka tanah, bila dinding satu bata, kedalaman pondasi biasanya
80-100 cm, sedangkan konstruksi pondasi cukup dari pasangan batu, lebar dasar pondasi umumnya
dibuat tidak kurang dari satu dua setengah kali tebal tembok.




Di atas pondasi pasangan batu perlu dipasang balok sllof beton-bertulang yang berfungsi sebagai balok pengikat dan juga dapat meratakan beban dinding.







Untuk dinding yang memikul beban agak berat atau karena daya dukung tanah kecil, digunakan pondasi jalur plat beton-bertulang.







Untuk menambah ketahanan bangunan terhadap gempa, pondasi sebaiknya dibuat menerus 
sekeliling bangunan tanpa terputus, juga untuk pondasi dinding penyekat dibuat menerus agar 
lebih kaku/kokoh.




Thank you for taking the time Already Stopped here.

Author : Ir.RUDY GUNAWAN

Friday, January 1, 2016

AutoCAD - The Security System Softlock License Manager Error



Apakah Anda Megalami Hal Seperti ini Saat Menginstall Autocad dan Terlihat Tulisan Error
Seperti Gambar di Bawah :








Sama Seperti Yang Saya Alami Sebelumnya
Di Artikel ini Saya Akan Memberi Tahu Caranya Teman.


  •     Buka Menu Stars
  •    Search Msconfig Klik kanan Run as administrator
  •     Services
  •     Hide All Microsoft Services
  •     Centang FLEXnet Lisensing Service
  •     Apply dan Klik OK
  •     Restart
  •     Tunggu Sejenak
  •       Buka kembali Autocad nya
  •     Selesai


Demikian Solusi yang Bisa Saya Beritahukan
Selamat Mencoba Teman.